Jasa sistem pembayaran khususnya transfer uang kini terus berkembang di Indonesia. Sekarang mengirim uang ke rekening bank lain tak perlu lagi melalui bank tetapi juga bisa melalui financial technology (fintech).

Melalui fintech, pengiriman uang ke bank manapun bisa gratis, tanpa dikenanakan biaya. Peniliti INDEF Bhima Yudhistira menjelaskan pengiriminan uang ke bank lain tanpa biaya merupakan salah satu strategi promosi oleh fintech.

Karena secara regulasi pengiriman uang lintas bank dari Bank Indonesia (BI) berkisar Rp. 6.500 – Rp. 7.500.

Dia mengungkapkan makin beragamnya alternatif pengiriman uang ini membuat masyarakat lebih banyak pilihan. Menurutnya, dengan masih berkembangnya fintech membuat gimik yang diberikan menjadi wajar karena promosi untuk memperbesar market share.

Ini sah-sah saja karena ini tujuannya untuk menguntungkan nasabah. Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah menjelaskan memang share fintech di dalam sektor keuangan saat ini masih sangat kecil.

Sehingga pengiriman uang tanpa biaya meskipun cukup marak belum berdampak ke bisnis perbankan.

Pertumbuhan jumlah pengguna fintech memang tercatat sangat drastis. Menurut data Bank Indonesia (BI), jumlah borrower atau peminjam per Mei 2019 tercatat mencapai 8,7 juta, jauh lebih tinggi dibanding Maret 2018 yang sebanyak 1,03 juta borrower.

Namun secara sumber pembiayaan perekenomian di Indonesia, porsi fintech saat ini masih sangat kecil. Per Juni 2019, sumber pembiayaan ekonomi melalui fintech baru sebesar Rp. 8,3 Triliun, jauh dibanding kredit bank yang sebesar Rp. 5.228 triliun.

Akhir kata penulis mengucapkan terimakasih telah membaca artikel dari mobilku, semoga apa yang mobilku share dapat bermanfaat bagian kalian semua. Tunggu postingan artikel lainnya di website mobilku.