Ada trik khusus agar mobil tidak terguling saat ban mobil pecah. Upayakan jangan panik dan tetap berpikir jernih dan tenang. Setelah bisa mengendalikan pikiran, pastikan Kamu tetap memegang stir mobil dengan kuat untuk mengarahkan laju mobil agar tetap lurus.

Jangan sesekali memperlambat laju mobil dengan cara mengerem secara tiba-tiba, apalagi dengan menginjak pedal rem secara tiba-tiba.

Begitu pula, jangan langsung melepas pedal gas dengan tiba-tiba. Jika harus mengurangi laju mobil kurangi injakan kaki di pedal gas secara perlahan-lahan.

Pada saat yang sama, tajamkan perasaan Kamu, untuk merasakan kira-kira ban bagian mana, apakah depan atau belakang yang pecah. Jika sudah diketahui ban yang pecah bagian depan, maka kurangi kecepatan mobil dengan mengurangi injakan pedal gas secara perlahan.

Hal itu bertujuan untuk menghindari agar ban yang pecah tidak langsung menyeret mobil dengan bobot mobil yang berat. Jika itu terjadi mobil akan terguling. Bila laju mobil masih terasa kencang, aktifkan rem tangan dengan cara perlahan.

Jika ban yang pecah bagian belakang. Langkah memperlambat laju mobil bisa dilakukan dengan cepat, lepaskan kaki dari pedal gas dan kemudian secara perlahan-lahan injak pedal rem. Usahakan agar selalu mengendalikan setir dengan kuat.

Setelah mendapatkan kesempatan untuk menepi, segera aktifkan lampu sein. Matikan mesin setelah mencapai bahu jalan.

Berikut ini tahapan yang harus Kamu lakukan ketika pecah ban dalam kecepatan tinggi.

  1. Bersikap Tenang

Kejadian pecah ban memang sulit diduga. Bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Kejadiannya pun berlangsung cepat dengan guncangan yang hebat. Bila mengalami ban pecah ban pada kecepatan tinggi, langkah pertama yang wajib Sahabat MobilKu terapkan adalah jangan panik.

Karena jika Kamu panik justru akan melakukan hal-hal yang seharusnya tidak boleh dilakukan. Segera hidupkan lampu hazard pandangan tetap fokus ke depan dan kendalikan mobil dengan mengurangi kecepatan secara perlahan.

  1. Counter Steering

Jika ban pecah di bagian depan langsung lepas kopling, kemudian diikuti rem dan gas. Modalnya hanya counter steering saja misalnya pecah ban bagian kiri, maka setir akan berat ke kiri maka balas dengan mengarahkan kemudi ke kanan hingga arah laju tetap stabil, begitupun sebaliknya.

  1. Jaga Kecepatan

Hal lain yang dapat dilakukan saat ban depan pecah pada kecepatan tinggi adalah berusaha mempertahankan laju kendaraan dan mengurangi kecepatan kendaraan dengan melepaskan kaki dari pedal gas secara perlahan.

Jangan langsung melepaskan injakan pedal gas. Setelah kecepatan mobil berkurang, lakukan engine brake untuk menahan laju kendaraan.

  1. Rem Perlahan

Ban pecah bagian belakang biasanya relatif mudah dikendalikan justru terkadang tidak terasa. Akan tetapi saat melakukan pengereman di mana ban belakang telah pecah, maka laju kendaraan akan melintir tidak terarah.

Jika tetap melakukan pengereman secara mendadak, justru dapat menyebabkan kecelakaan. Gunakan engine brake untuk membantu mengurangi kecepatah mobil.

  1. Keep Balance

Mobil yang mengalami pecah ban saat melaju dengan kecepatan tinggi akan sangat mudah tergelincir dan terbalik. Untuk menjaga keseimbangan kendaraan dibutuhkan pengalaman mengemudi yang mumpuni.

Mengurangi gas secara perlahan dan bertahap dapat menyeimbangkan kendaraan. Usahakan untuk mengurangi beban pada ban yang pecah.

Akhir kata penulis mengucapkan terimakasih telah membaca artikel dari mobilku, semoga apa yang mobilku share dapat bermanfaat bagian kalian semua. Tunggu postingan artikel lainnya di website mobilku.