Produktivitas karyawan merupakan salah satu faktor paling penting yang menunjang keberlangsungan bisnis. Ketika karyawan Kamu tidak produktif, maka berbagai kegiatan operasional perusahaan akan tertunda dan ini tentunya bisa menghambat bisnis Kamu dalam meraih profit.

Jika produktivitas karyawan semakin menurun, itu mungkin karena Kamu belum mengimplementasikan strategi peningkatan produktivitas yang tepat. Berikut ini adalah cara yang bisa Kamu lakukan untuk mengoptimalkan kinerja karyawan Kamu di tempat kerja.

  1. Sesuaikan Pekerjaan Karyawan sesuai Kemampuan & Minatnya

Menuntut karyawan agar menjadi hebat dalam setiap pekerjaan bukanlah hal yang efektif. Karyawan Kamu akan sulit bekerja secara produktif ketika mereka diminta mengerjakan tugas yang tidak sesuai dengan kemampuan dan ketertarikannya.

Sebelum memberikan tugas kepada karyawan, tanyakan pada diri Kamu; apakah karyawan tersebut benar-benar orang yang tepat untuk melakukan pekerjaan ini? Jika tidak, maka sebaiknya cari orang yang lebih cocok untuk mengerjakannya.

Sebagai contoh, karyawan yang memiliki karakter ekstrovert, kreatif, dan punya pikiran out-of-the-box mungkin dapat melakukan pitching dengan sangat baik kepada klien. Akan tetapi, mungkin mereka akan kesulitan jika diberi tugas yang berorientasi pada detail atau yang berdasarkan pada peraturan.

  1. Adakan Training dan Cross-Training

Kamu mungkin berpikir bahwa pelatihan karyawan tidak terlalu dibutuhkan dan hanya membuang-buang uang perusahaan. Kamu mungkin berharap agar karyawan Kamu dapat melatih diri mereka sendiri dengan mempraktikkan pekerjaan mereka secara langsung, tetapi tidak semua karyawan dapat belajar secara otodidak. Meniadakan training juga dapat menimbulkan lebih banyak masalah bagi perusahaan.

Pelatihan yang tepat sangat penting bagi produktivitas karyawan. Jika Kamu memiliki biaya sangat terbatas, Kamu tetap bisa memberikan pelatihan melalui seminar internal dengan Kamu sebagai pembicaranya atau meminta salah satu karyawan dengan skill yang hebat untuk melatih karyawan Kamu lainnya. Minta juga karyawan Kamu untuk belajar dari berbagai tutorial atau menonton webinar gratis di internet.

Kamu juga bisa mengadakan cross-training yang mudah dilakukan dan tidak membutuhkan biaya sama sekali. Ini dilakukan dengan mengizinkan karyawan untuk bertukar kemampuan atau mengajari satu sama lain. Pelatihan ini dapat membuat setiap karyawan menjadi bisa lebih diandalkan. Sebagai contoh, ketika staf keuangan sedang cuti, maka karyawan lain yang sudah mendapatkan cross-training bisa menggantikan pekerjaannya untuk sementara waktu. Tidak perlu khawatir mengenai keterlambatan pembayaran.

  1. Sediakan Fasilitas yang Mendukung

Produktivitas sulit ditingkatkan ketikan karyawan tidak mendapatkan fasilitas yang mendukung di tempat kerja. Koneksi Wi-Fi yang lambat ataua komputer yang sering eror akan mempersulit karyawan untuk menyelesaikan tugas mereka.

Untuk memotivasi karyawan agar bisa bekerja lebih produktif, maka sebaiknya mengurangi berbagai paperwork di kantor. Solusi otomatis seperti ERP dapat membantu mengoptimalkan produktivitas karyawan dengan menghilangkan sebagian besar pekerjaan manual, sehingga karyawan dapat saling berkolaborasi melalui sistem kerja tanpa harus merepotkan satu sama lain.

Sebagai contoh, tim pemasaran dapat mengakses data penjualan secara langsung sehingga tidak perlu memintanya dari tim penjualan sehingga mereka tetap fokus pada pekerjaannya.

  1. Berikan Insentif

Cara lain untuk mendorong karyawan agar bekerja lebh produktif adalah dengan memberikan alasan yang baik untuk melakukannya. Memberikan insentif dianggap sebagai salah satu motivasi paling efektif dalam meningkatkan produktivitas karyawan.

Ini tidak harus berupa kenaikan gaji, karena ada berbagai jenis insentif menarik lainnya yang dapat Kamu tawarkan. Misalnya, dengan memberikan kupon makan siang gratis kepada mereka yang menjalankan pekerjaannya dengan baik, kupon taksi gratis atau hari libur tambahan untuk mereka yang bersedia bekerja lembur, program kesehatan untuk mengurangi jumlah hari sakit atau biaya asuransi kesehatan, dan lain-lain.

  1. Rayakan Keberhasilan Karyawan

Tak peduli sekecil apapun pencapaian karyawan, Kamu perlu mengapresiasinya. Melalui apresiasi, karyawan Kamu dapat mengetahui bahwa Kamu menyadari keberhasilan mereka. Ini akan membantu meningkatkan kepercayaan diriĀ  dan semangat mereka dalam bekerja sehingga mereka termotivasi untuk mencapai hasil yang lebih tinggi di kemudian hari.

Kamu juga bisa mengajak mereka makan bersama sebagai bentuk terima kasih Kamu terhadap kerja keras mereka atau memberikan hadiah yang sesuai dengan preferensi mereka.

  1. Lakukan Evaluasi Kinerja Secara Berkala

Untuk mengukur kinerja karyawan laukanlah evaluasi secara berkala perlu untuk dilakukan. Izinkan supervisor untuk menilai kinerja subordinate mereka dan juga sebaliknya. Izinkan juga mereka untuk mengevaluasi satu sama lain dan menilai pencapaian mereka sendiri.

Dengan bantuan sistem manajemen HR yang lengkap, evaluasi karyawan dapat dilakukan secara otomatis. Sistem ini juga dapat membantu perusahaan membuat dan mengirimkan survei untuk seluruh karyawan, mengotomatiskan pendistribusian gaji, mengelola cuti dan pengeluaran karyawan, dan masih banyak lagi.

Akhir kata penulis mengucapkan terimakasih telah membaca artikel dari mobilku, semoga apa yang mobilku share dapat bermanfaat bagian kalian semua. Tunggu postingan artikel lainnya di website mobilku.