Memang mengelola perubahan budaya sangat merepotkan dan menakutkan tetapi ada beberapa solusi yang bisa Kamu gunakan untuk mengurangi dampak-dampak negarif yang muncul karena perubahan budaya tersebut.

  1. Berkolaborasi Dengan Karyawan

Jadikan dan ikut sertakan karyawan dalam perubahan budaya di tempat kerja. Alasannya adalah budaya bukanlah nilai atau sistem satu arah dan karyawan adalah bagian yang mempengaruhi budaya.

JIka Kamu tidak melibatkan mereka akan terjadi pergesekan dan hubungan antara karyawan dan perusahaan akan merenggang.

Untuk berkolaborasi dengan karyawan, Kamu harus bersikap transparan ketika Kamu dan karyawan berkomunikasi atau berdiskusi bersama. Komunikasikan apapun tentang perubahaan yang akan dialami dan tujuan dari perubahan tersebut.

  1. Tetap Konsisten

Harus tetap konsisten dalam menjalankan peraturan dan budaya baru sejak hari pertama diberlakukaknnya. Dengan sikap yang konsisten, akan membantu menanam perubahan tersebut di seluruh isi organisasi.

Tujuannya tidak lain adalah menanamkan kebiasaan. Jika organisasi sudah konsisten menerapkan perubahaan tersebut dan ada karyawan yang menentang atau tidak mau mengikuti aturan, Anda harus tegas.

Berikan penjelasan apa konsekuensinya dan tidak ada toleransi bila tidak bisa mengikuti perubahan tersebut.

  1. Perubahaan Yang Bertahap

Seperti yang dituliskan di atas bahwa perubahan budaya di tempat kerja tidak dapat dipaksakan. Untuk itu jika ingin perubahan berhasil, lakukan perubahan secara bertahap.

Tujuanya adalah memberikan waktu kepada karyawan untuk dapat beradaptasi. Menyesuaikan dan beradaptasi di budaya yang baru sangatlah sulit.

Untuk itu lakukuan secara bertahap agar tidak terjadi culture shock. Dengan melakukan perubahan yang bertahap ini juga menjaga karyawan tetap bahagia saat di tempat kerja.

Akhir kata penulis mengucapkan terimakasih telah membaca artikel dari mobilku, semoga apa yang mobilku share dapat bermanfaat bagian kalian semua. Tunggu postingan artikel lainnya di website mobilku.