Seni memberikan masukan yang kritis mendorong seseorang agar menjadi dewasa dan merasa nyaman.

Kritik membangun dapat meningkatkan perilaku seseorang dan menghindari sikap menyalahkan dan menyerang pribadinya. Kritik membangun memiliki sifat positif dan berfokus pada tujuan yang jelas serta bisa dicapai.

Tapi, kadangkala kritik bisa membuat orang makin menjadi terpuruk. Karena itu, mengkritik harus harus dilakukan dengan benar agar tidak membuat sakit hati dan memicu konflik.

Berikut cara mengkritik yang benar seperti dikutip dari MobilKu :

  1. Mulailah Dengan Cara Yang Positif

Kamu selalu bisa menemukan sesuatu yang positif untuk dikatakan ketika memberikan kritik membangun pada seseorang, bahkan jika hal tersebut hanya berupa usaha yang dilakukan seseorang.

Mulailah dengan pernyataan apresiasi yang tulus dan jujur (sekali lagi, bahkan hanya dengan ucapan “Terima kasih untuk mencoba x, y, z…”) agar orang tersebut merasa dihargai. Lalu, lanjutkan dan berikan kritik membangun.

  1. Hindari Emosi

Jika memberikan masukan untuk hal pribadi, Kamu mungkin merasa emosional. Jika terlihat marah dan gusar, bahasa tubuh dan nada suara Kamu akan membuat orang lain menjadi defensif dan kemungkinan kurang mempertimbangkan kritik Kamu.

  1. Tersenyumlah dan Gunakan Bahasa Tubuh yang Baik

Biarkan orang lain tahu bahwa Kamu adalah orang yang mampu berempati. Hal ini akan membuatnya merasa lebih nyaman, dan tunjukkan bahwa Kamu juga merasakan hal yang sama.

  1. Atur Nada Suara

Jagalah agar suara Kamu tetap stabil dan bersahabat. Nada suara bisa mengomunikasikan banyak hal dan kadang-kadang bahkan lebih dari sekadar kata-kata yang dipilih.

Jangan meninggikan suara atau membiarkan munculnya ketegangan. Gunakan nada suara yang terdengar nyaman saat Kamu mendengarnya pada penerima masukan jika situasinya berlawanan.

  1. Hindari Menyalahkan, dan Menyerang Secara Pribadi

Hal ini akan mengurangi kemungkinan penerima kritik untuk menanggapinya dengan sikap defensif atau marah. Hindari bahasa yang menilai dan kasar seperti “kamu keliru” dan “idemu sangat bodoh.”

  1. Buatlah Agar Masukan Kamu Membantu

Kamu ingin membantu seseorang membuat perubahan positif; hal ini berarti Kamu perlu menyampaikan hal-hal sehingga orang tersebut bisa melakukan sesuatu, daripada menyampaikan hal-hal yang berada di luar kendalinya.

Mengkritik dengan cara pertama membuat kritik Kamu tampak membangun dan akan memberdayakan orang tersebut; mengkritik dengan cara kedua akan membuat orang tersebut merasa tidak nyaman karena ia tidak bisa melakukan apa-apa dengan situasi tersebut, meskipun jika ia menginginkannya.

  1. Lakukan Tindak Lanjut

Amati orang tersebut setelah berbicara dengan Kamu dan nilailah kemajuan yang dibuatnya. Pembicaraan selanjutnya tentang masalah yang Kamu kritik harus fokus pada kemajuan yang dibuat orang tersebut.

Diskusikan langkah-langkah konkret yang harus diambil orang tersebut terhadap tujuan yang Kamu uraikan dan pujilah kemajuan yang dibuatnya. Menerima dan memuji keberhasilan orang tersebut akan mendorongnya untuk melanjutkan usaha baiknya dan membuatnya merasa bernilai dan dihargai.

Akhir kata penulis mengucapkan terimakasih telah membaca artikel dari mobilku, semoga apa yang mobilku share dapat bermanfaat bagian kalian semua. Tunggu postingan artikel lainnya di website mobilku.